Bagaimana Kita Menulis?

Sidekick

Ada satu komentar Robin Hartanto di Konteks yang menarik bagi saya. Robin saat itu mengomentari tulisan Adi yang bercerita mengenai prosesnya merancang sebuah masjid. Bagi Adi pengalaman merancang masjid tersebut amat personal dan berkesan.

Dalam artikel tersebut Robin berkomentar sederhana, “Jarang ada kesempatan bisa mengetahui cerita dapur sebuah proyek perancangan, apalagi diceritakan langsung oleh “chef”-nya sendiri. Biasanya kita hanya disajikan hasil jadinya. Itu sebabnya saya suka sekali dengan tulisan Ign Susiadi Wibowo.”

View original post 1,205 more words

Advertisements

Published by

temukonco

traveling | photography | food-lover | good-listener | secret-keeper | story-teller

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s