Tantang(an) Lajang!

LINIMASA

Kalau ada satu makanan yang sangat saya suka, namun tidak bisa sering dibeli, adalah martabak manis. Ya, martabak manis. Sebagian dari kita menyebut makanan ini dengan nama “terang bulan”.

(Sumber: ngegas.com) (Sumber: ngegas.com)

Apakah ada alasan kesehatan tertentu, sehingga saya tidak bisa sering mengkonsumsi makanan ini? Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada. Meskipun begitu, jujur saya akui, sering kali saya bergidik melihat takaran gula pasir dan mentega yang dituangkan dalam satu adonan martabak. Hiii, serem! Lebih baik memang tidak melihat proses membuatnya secara langsung.

Lalu, apa yang membuat martabak manis ini jarang dibeli?
Tak lain dan tak bukan adalah karena ukurannya.
Sungguh sangat tidak manusiawi untuk para lajang yang tinggal sendiri.

(Sumber: sarihusada.co.id) (Sumber: sarihusada.co.id)

Beneran, lho!

Ukuran normal martabak manis paling kecil itu sudah cukup besar buat saya. Malah terlalu besar. Meskipun sudah dipotong kecil-kecil supaya bisa muat di dalam kotak bungkusan makanan, tetap saja jumlah potongannya banyak sekali. Sementara buat saya, cukup…

View original post 486 more words

Advertisements

Published by

temukonco

story-teller | food-lover | good-listener | secret-keeper | traveller

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s