Me on Bob Dylan: It’s Alright, Ma (I’m Only Mumblin’)

LINIMASA

Penonton: “JUDAS!!”

Bob Dylan: “I don’t believe you. You’re a liar! “Play it fucking loud!”

dylan2

Lalu lagu “Like A Rolling Stone” pun mengalir seperti batu yang yang bergulir dan entah kapan akan berhenti. Kata “Judas” adalah teriakan dari penonton di Manchester, tahun 1966. Caci maki seperti: “Any bloody pop group can do this rubbish!”, “He’s a fake neurotic.”, “Dylan is prostituting his music.”, “Go home, you traitor!” banyak keluar dari penonton di rangkaian turnya di Inggris yang terkenal kritis. Tapi Bob Dylan merespon seadanya. Santai dan meneruskan bernyanyi. Teriakan itu bukan tanpa sebab. Tahun 1965-66 adalah periode penting di karir Bob Dylan sebagai penyanyi dan di dunia musik pop. Dia tidak ingin hanya menjadi penyanyi yang bermodalkan gitar akustik dan harmonika saja. Tapi memutuskan untuk memakai band dan memakai untuk memakai gitar listrik. Para pengikut setianya merasa dikhianati. Mereka kecewa. Mereka menginginkan Dylan…

View original post 2,082 more words

Advertisements

Published by

temukonco

traveling | photography | food-lover | good-listener | secret-keeper | story-teller

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s